Amerika Serikat Tunduk Kepada Indonesia

Menjatuhkan Bung Karno adalah satu-satunya cara agar Amerika bisa bercokol kuat di Indonesia. Sudah dicoba segala cara agar Bung Karno jatuh, tidak berhasil juga. Dicoba dengan cara ancaman embargo, penghentian bantuan…..ehhh Bung Karno malah teriak, “Go to hell with your aid!”.

Messi tertipu oleh Ronaldinho (sosok yg mirip pemain brazil)

"ungkap messi:" Apa yang kamu lakukan berjalan pada sini untuk melihat saya? "Ketika dia memegang tangan saya, saya berlutut saya [dan membungkuk]. Itu sangat emosional. "

Ketika Indonesia Menjadi Kapitalis ( Rezim Orde Baru )

“Ketika tepat 100 tahun gerakan Zionisme Internasional merayakan kelahirannya, dan salah seorang pengusaha Yahudi dunia bernama George Soros memborong mata uang dollar AS dari pasar uang dunia, maka meletuslah krisis keuangan yang berawal dari Thailand dan terus merembet ke Indonesia.”

visi misi Jokowi-JK dengan Prabowo-Hatta

Jokowi-JK:Prabowo-Hatta: Visi: Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat Visi: Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-Royong.

gadis LOMBOK dan adat sasak

nyongkolan, gendang belek, tari rudat, tari jngger,gamelan, chilokak dan peresean. antara adat budaya sasak yg masih utuh di lombok.

Saturday, July 9, 2011

Friday, July 8, 2011

Saturday, July 2, 2011

Chevrolet Captiva "Facelift" Diluncurkan di Lombok

LOMBOK, KOMPAS.com - Bertepatan dengan ulang tahun ke-100 tahun Chevrolet, PT GM Indonesia (GMI) meluncurkan produk andalannnya New Chevrolet Captiva yang dilakukan dengan kemasan acara bertema Captiva Anniversary Expedition di Hotel Sheraton, Lombok, Mataram, kemarin malam (1/7). Meski tampilan sport utility vehicle (SUV) ini masih mirip dengan model sebelumnya, bukan berarti tak ada perubahaan.
Pada eksterior terdapat 9 bagian dari depan sampai belakang, sedang interior sedikitnya 6 bagian, ditambah banyak fitur yang tidak dimiliki SUV lainnya. Logo Chevrolet yang lebih besar dan lebih tebal menandakan perayaan 100 tahun Chevrolet.
"New Chevrolet Captiva memiliki tampilan yang baru dengan performa lebih baik dan teknologi yang lebih maju," ujar Presiden Direktur GMI yang baru Marcos A. Purty dalam rilisnya. Captiva, katanya, telah sukses di segmen SUV berkat kecanggihan, kemewahan, desain dan juga handling. Sebagai perusahaan otomotif pertama yang memperkenalkan SUV pada 1976 lalu, ia yakin New Captiva ini bisa lebih sukses lagi.
Dipilihnya Lombok sebagai lokasi prosesi peluncuran Captiva "facelift" ini, menurut Debora Amelia Santoso, Direktur Pemasaran dan Promosi GMI, "Kita berada di Lombok ini atas usul teman-teman (wartawan) juga. Jangan Bali melulu, coba tempat yang lain," ungkap Amelia.
Selain Marcos, Cheong Chee Sing, Network Business Development Director GMI juga percaya penjualan Captiva baru ini bisa lebih baik dari sebelumnya. Meski tidak menyebutkan angka pasti, ia yakin ribuan unit bisa diraih.
Ketika dikonfirmasi ke Amelia perihal target penjualan, ia juga tidak memberi angka. "Para dealer belum melihat Captiva baru ini. Nanti, usai acara ini mereka berkumpul dan di situ kita bisa mendapatkan angkanya," papar Amelia.
Termasuk juga mengenai harga, Sing masih bungkam. Namun, Amelia memberi estimasi antara Rp330 sampai Rp340 juta

PENDUDUK MISKIN NTB MENCAPAI 894.770 ORANG

Mataram, 1/7 (ANTARA) - Badan Pusat Statisitik Nusa Tenggara Barat mencatat jumlah penduduk miskin di daerah ini pada Maret 2011 mencapai 894.770 orang, mengalami penurunan sekitar 1,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
     "Jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Maret 2011 mencapai 19,73 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 4,4 juta jiwa, berkurang jika dibandingkan dengan keadaan pada 2010 sebanyak 1.009.352 orang," kata Kepala Badan Pusat Statisitik (BPS) NTB, H. Soegarenda, di Mataram, Jumat.
     Pada 2011, kata dia, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan mencapai 448.138 jiwa atau sebesar 23,67 persen. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk miskin di wilayah pedesaan yang mencapai 446.632 jiwa atau 16,90 persen.
     Menurut Soegarenda, penurunan jumlah penduduk miskin disebabkan karena adanya pengaruh dari program pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.
     Beberapa program pemerintah diantaranya program keluarga harapan (PKH), bantuan operasional sekolah, penyaluran beras miskin (raskin), jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas), pembangunan infrastruktur pedesaan, PNMP serta program pemerintah pusat lainnya.
     Program Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan Pemerintah Kabupaten/kota juga ikut membantu menekan angka kemiskinan di provinsi tersebut.
     Program pemerintah daerah (Pemda) di NTB yang menyentuh langsung kepada masyarakat miskin seperti program kesehatan gratis maupun pendidikan gratis bagi keluarga miskin serta program unggulan lainnya seperti peningkatan jumlah sapi, produksi jagung dan rumput laut (Pijar).
     "Peningkatan produksi pangan (padi, palawija dan hortikultura) pada 2009 dan 2010, kata Soegarenda, juga memberikan andil terhadap turunnya angka kemiskinan di NTB, karena masyarakatnya sebagian besar menggantungkan hidup di sektor pertanian," katanya.
     Sementara garis kemiskinan pada 2011, kata dia, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan garis kemiskinan pada 2010, yakni dari Rp196.185 pada Maret 2010 menjadi Rp215.576 2011, atau mengalami kenaikan sebesar 9,88 persen.
     Garis kemiskinan di wilayah perkotaan sebesar Rp244.960. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka garis kemiskinan di wilayah pedesaan sebesar Rp194.518.
     Persentase kenaikan garis kemiskinan daerah perkotaan mencapai 9,46 persen. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan daerah pedesaan sebesar 10,34 persen.
     Soegarenda menambahkan, garis kemiskinan terdiri dari kemiskinan makan (GKM) dan garis kemiskinan bukan makan (GKMB).
     GKM pada Maret 2011 sebesar Rp164.439. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan GKBM sebesar Rp51.137.
     "Perbedaan yang sama jika dibandingkan dengan tahun 2010, di mana untuk GKM mencapai Rp149.358, sedangkan untuk GKMB sebesar Rp46.827," katanya. (*)